Jumat, 24 Januari 2020

Pentingkah Kuliah itu? Adakah Manfaatnya?



Pendidikan dan keterampilan yang mumpuni merupakan beberapa faktor yang sangat menentukan jenis pekerjaan yang dimiliki oleh seseorang di masa depan. Sangat tidak mungkin seseorang yang tidak memiliki keterampilan yang baik akan direkrut oleh sebuah perusahaan untuk bekerja. Hal inilah yang menunjukkan bahwa manfaat kuliah dan mendapatkan pengetahuan baru merupakan hal yang sangat penting saat ini.

Salah satu cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan adalah dengan menempuh pendidikan perguruan tinggi atau yang biasa disebut kuliah. Melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau kuliah tentunya adalah idaman setiap orang. Meskipun tidak semua memiliki pendapat yang sama mengenai hal tersebut, tetapi melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tertinggi merupakan mimpi hampir semua orang. Pendidikan yang semakin tinggi tentu dalam masyarakat umum lebih dipandang dan “terjamin”. Apalagi sebagai orang tua, memiliki anak yang kuliah hingga menyandang status “Sarjana” adalah idaman sekaligus kebanggan  yang tak ternilai harganya.

Begitupun dengan mereka, calon maupun yang telah menjadi mahasiswa, ada kebanggaan tersendiri menjadi anak kuliahan.  Bukan hanya untuk belajar dan menerima segudang tugas dari para dosen, namun lebih dari itu. Menjadi anak kuliahan memiliki “nilai lebih”.

Kuliah menjadi salah satu jenjang pendidikan tertinggi yang ada saat ini, terdapat tiga tingkatan pendidikan mulai dari sarjana sampai doktor. Banyak masyarakat merasa berat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat ini, pasalnya biaya yang dibutuhkan tidak sedikit terlebih jika memilih perguruan tinggi swasta.

Menemukan dan mengalami hal-hal baru dalam dinamika kampus yang penuh dengan gejolak akademis dan non akademis yang menantang. Ketertarikan untuk menjadi anak kuliahan memang tak sekedar hanya untuk mengejar cita-cita semata, terdapat beberapa alasan mendasar mengapa seseorang ingin berkuliah, yaitu:



  •  Mempermudah Mencari Pekerjaan
Alasan ini paling utama dan  mendominasi seseorang untuk berkuliah. Bahkan dalam persepsi mahasiswa, kuliah membantu untuk mempermudah memperoleh pekerjaan, meskipun nantinya pekerjaannya terkadang tak sejalan dengan keilmuan yang digeluti dalam perguruan tinggi sebelumnya. Ini lumrah terjadi di lapangan. Pada intinya ingin dapat kerja dan bisa mencukupi kebutuhan hidup.
Belum lagi beberapa kampus belakangan ini mempromosikan dan menyatakan siap untuk menghasilkan sarjana yang siap kerja, dengan beragam jaringan lapangan kerja yang tersebar di perusahaan dalam negeri maupun luar negeri.



  • Meningkatkan SDM
Kuliah untuk belajar dan mau meningkatkan sumber daya manusia, bagi sebagian mahasiswa saat ini menjadi prioritas kedua setelah posisi pertama di atas yang mendominasi versi saya pribadi. Jarang terdengar orang kuliah saat ini benar-benar ingin mau meningkatkan SDM (belajar dengan serius) dan ilmunya bisa bermanfaat untuk orang banyak.
Mahasiswa saat ini memang cenderung pragmatis. Meskipun ada, itu pun bisa dihitung dengan jari. Individualis dan egois, dua sisi sifat ini telah membentuk karakter manusia yang namanya mahasiswa.



  • Status Sosial
Kuliah bagi sebagian masyarakat  yang mampu atau berduit tentu merupakan sebuah simbol dan lambang “kemampuan”. Kuliah yang masih dipersepsikan sebagai pendidikan tinggi dengan biaya mahal plus fasilitas pelengkap lainnya adalah kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi Si orang tua dan Si mahasiswa. Bahkan ada yang dengan jor-joran “mempublikasikan” keluarga ataupun anak sendiri kuliah sampai keluar negeri.



  • Berorganisasi
Ini pun menjadi pertimbangan yang cukup besar, mengapa seseorang semangat untuk kuliah. Selain untuk menjalankan aktivitas perkuliahan yang formal, kegiatan ekstra atau organisasi untuk mengisi waktu luang sangat memberikan kontribusi besar terhadap mahasiswa yang bersangkutan.
Bahkan bagi mahasiswa yang aktif dan serius menekuni organisasi, mampu dan bisa menjadi modal sekaligus jaminan ketika terjun di lapangan untuk memperoleh pekerjaan.



  • Mencari Relasi
Kuliah selain berhadapan dengan orang dengan yang berasal dari beragam daerah, suku, Ras, Agama, kuliah juga sarana tepat untuk mencari relasi baru. Terkadang kampus dijadikan ruang strategis dalam membangun jaringan, yang bertujuan untuk mengenal satu sama lainnya yang nantinya akan mengarah pada sebuah tujuan pasti.
Semakin banyak memiliki teman (relasi) semakin bagus. Ini bisa dimanfaatkan untuk mencari beragam informasi yang dibutuhkan oleh Si mahasiswa dikemudian hari. Apalagi saat ini, pertumbuhan jejaring sosial yang semakin merebak di kalangan mahasiswa dengan  mudah membuat sebuah komunitas di halaman media sosial, dan saling berinteraksi satu sama lain dengan beragam tujuan, dari membicarakan aktivitas sehari-hari hingga tawaran pekerjaan. Sangat membantu bukan!



  • Partisifasi
Bagi pelajar yang baru melanjutkan ke jenjang PT, bahkan nyaris tak memiliki tujuan kenapa harus kuliah sebenarnya hanyalah untuk menghindar dari pekerjaan rumah ataupun belum siap mencari lapangan pekerjaan. Terkadang mahasiswa seperti ini hanyalah sekadar ikut-ikutan (partisifasi).
Kuliah hanya dijadikan sebagai “trendsetter”, gagah-gahan dan agar dianggap keren (intelek). Sesungguhnya dalam hati kecil tidak sepaham dengan pemikiran tersebut. Mahasiswa seperti ini cenderung hanya menghambur-hamburkan uang dan suka berfoya-foya.



  • Cari Jodoh
Tak bisa dipungkiri memang, meskipun sebagian mahasiswa malu untuk menyatakan tujuan kuliah mereka sebagai ajang untuk cari jodoh, namun sudah banyak bukti yang telah lulus dari PT, akhirnya menjalin hubungan serius dan menindak lanjuti ke jenjang yang lebih serius (menikah). Ini fakta yang berbicara, menjalin asmara sesama anak kuliahan adalah hal objektif yang bisa kita saksikan. Mungkin karena sudah merasa cocok dan satu pandangan.

Terlepas dari alasan-alasan mengapa seseorang menempuh pendidikan diperguruan tinggi, ada banyak juga manfaat yang didapatkan setelah menempuh pendidikan diperguruan tinggi. Mengapa melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan penting? Berikut ulasannya :


  • Membuat peluang kerja lebih besar
Meski banyak di antara masyarakat yang sudah bergelar S1 atau D3 namun masih belum juga mendapatkan pekerjaan, namun hal ini terjadi pada segelintir orang saja dan kebanyakan lulusan universitas mudah diterima bekerja di berbagai perusahaan besar sekalipun.
Ketika sebuah perusahaan mencari karyawan, yang pertama kali ditanyakan adalah lulus dari universitas mana atau tingkatan jenjang pendidikan mana yang terakhir di masuki. Semakin tinggi tingkat jenjang pendidikan yang dimiliki, maka semakin besar pula pihak perusahaan mempertimbangkan Anda bisa mengisi posisi di perusahaan tersebut.
Untuk pekerja kantoran atau karyawan di perusahaan biasanya tingkat pendidikan minimal adalah S1 (ada juga yang mensyaratkan lulus D3 minimal, sangat jarang perusahaan mencari lulusan SMA atau sederajat kecuali pada profesi tertentu).
Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan namun terkendala masalah waktu karena sudah sibuk bekerja sebagai karyawan, bisa mengambil kuliah kelas karyawan yang melakukan pembelajaran pada malam hari atau pada weekend saja.


  • Membuat pola pikir lebih dewasa
Jenjang perkuliahan tentunya tidak sama dengan jenjang pendidikan tingkat SMA atau sederajat lainnya, pada jenjang ini pola pendidikan yang diterapkan tentu sangat berbeda dengan jenjang sebelumnya.
Jika pada masa SMA siswa akan mendapatkan informasi secara penuh dari guru serta masih bisa mendapatkan tambahan informasi dari guru yang bersangkutan ketika mengerjakan tugas, namun pada jenjang perkuliahan biasanya mahasiswa akan lebih banyak belajar sendiri atau belajar secara mandiri mengenai materi yang tidak dipahaminya atau tugas yang sulit dikerjakannya.

Pola pendidikan ini tentunya berimbas pada pola pikir yang semakin dewasa, selain hanya sibuk belajar untuk mendapatkan gelar namun mahasiswa juga akan mempelajari mengenai bagaimana cara hidup mandiri tanpa terus menerus meminta bantuan guru.


  • Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan
Melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan strata pendidikan yang didapat, namun dengan melanjutkan pendidikan juga mampu meningkatkan keterampilan serta pengetahuan yang dimiliki agar berkembang dengan lebih baik lagi. Saat ini sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya sebuah pendidikan, karenanya banyak masyarakat yang melakukan kuliah sambil kerja untuk meningkatkan pendidikan yang dimilikinya.
Keterampilan dan pengetahuan tentunya tidak akan berkembang jika tidak diasah melalui latihan yang intens, karenanya melanjutkan pendidikan menjadi salah satu langkah tepat untuk mengasah kemampuan ini. Jika terkendala masalah biaya, saat ini pemerintah maupun pihak swasta memberikan kemudahan pembiayaan dalam bentuk beasiswa yang bisa didapat oleh mahasiswa baru maupun yang sudah memasuki masa pembelajaran.


  • Mencapai cita-cita
Jika seseorang memiliki cita-cita untuk menjadi dokter, tentunya jejak pendidikan yang harus dimasuki adalah perkuliahan Jurusan Kedokteran. Jika seseorang ingin menjadi seorang jaksa, hakim, atau advokat, jurusan hukum menjadi  jurusan yang wajib di masuki untuk mencapai cita-cita yang satu ini.
Akan sulit jika memiliki cita-cita menjadi dokter namun pendidikan yang dijalani hanya sebatas SMA saja, karena pada masa modern ini semua gelar resmi memerlukan ijazah resmi dari Universitas atau instansi terkait sebagai bukti bahwa ia telah melaksanakan pendidikan di bidang tersebut.


  • Mencapai standar pendidikan
Bagi yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk kembali mengenyam pendidikan karena sudah bekerja, saat ini ada banyak universitas yang menyediakan kelas karyawan yang bisa dimanfaatkan untuk menjalani perkuliahan sembari bekerja. Jangan berpikir bahwa kuliah adalah hal yang tidak penting, pasalnya dilihat dengan perkembangan kebutuhan pekerja saat ini banyak diantara mereka (perusahaan atau instansi) yang menetapkan standar pendidikan terendah bukan SMA melainkan D3 atau S1.
Meski pemerintah menetapkan standar pendidikan terendah adalah SMA, namun nyatanya saat ini alumni SMA hanya bisa bekerja pada jenis pekerjaan kasar dengan gaji minimal yang kebanyakan tidak dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.

Sudah paham kenapa melanjutkan pendidikan begitu penting? bukan hanya masalah peluang pekerjaan yang tersedia jadi lebih mudah didapatkan, namun pendidikan yang lebih tinggi juga bisa meningkatkan pola pikir ataupun kedewasaan dalam berpikir.

Jika tidak memiliki biaya yang cukup untuk melanjutkan pendidikan, opsi kuliah sambil kerja menjadi pilihan yang tepat terlebih jika Anda bisa mengambil beasiswa yang disediakan berbagai universitas yang akan dimasuki sehingga masalah biaya ini bukan menjadi halangan lagi.



"Aku sadar belajar nggak akan pernah ada ruginya. Kalaupun kita tidak bisa menggunakan ilmunya saat ini, bukan mustahil kita akan membutuhkannya dimasa yang akan datang" 

#rumusjerome pada buku "Buku Latihan Soal : Mantappu Jiwa" karya Jerome Polin hal : 127



Refrensi :
  1. https://www.kompasiana.com/andrealiliana/5cd28f766db84339d41789f4/mengapa-melanjutkan-pendidikan-begitu-penting-simak-alasannya?page=all#sectionall
  2. https://communication.binus.ac.id/2018/08/27/alasan-mengapa-kita-harus-melanjutkan-pendidikan-di-perguruan-tinggi/
  3. https://koinworks.com/blog/manfaat-kuliah/




Tidak ada komentar:

Posting Komentar