Pendidikan dan keterampilan yang
mumpuni merupakan beberapa faktor yang sangat menentukan jenis pekerjaan yang
dimiliki oleh seseorang di masa depan. Sangat tidak mungkin seseorang yang
tidak memiliki keterampilan yang baik akan direkrut oleh sebuah perusahaan
untuk bekerja. Hal inilah yang menunjukkan bahwa manfaat kuliah dan mendapatkan
pengetahuan baru merupakan hal yang sangat penting saat ini.
Salah satu cara yang bisa Anda
lakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan adalah dengan menempuh
pendidikan perguruan tinggi atau yang biasa disebut kuliah. Melanjutkan
pendidikan ke perguruan tinggi atau kuliah tentunya adalah idaman setiap orang.
Meskipun tidak semua memiliki pendapat yang sama mengenai hal tersebut, tetapi
melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang tertinggi merupakan mimpi hampir semua
orang. Pendidikan yang semakin tinggi tentu dalam masyarakat umum lebih
dipandang dan “terjamin”. Apalagi sebagai orang tua, memiliki anak yang kuliah
hingga menyandang status “Sarjana” adalah idaman sekaligus kebanggan yang tak ternilai harganya.
Begitupun dengan mereka, calon maupun
yang telah menjadi mahasiswa, ada kebanggaan tersendiri menjadi anak
kuliahan. Bukan hanya untuk belajar dan
menerima segudang tugas dari para dosen, namun lebih dari itu. Menjadi anak
kuliahan memiliki “nilai lebih”.
Kuliah menjadi salah satu jenjang pendidikan
tertinggi yang ada saat ini, terdapat tiga tingkatan pendidikan mulai dari
sarjana sampai doktor. Banyak masyarakat merasa berat untuk melanjutkan
pendidikan ke tingkat ini, pasalnya biaya yang dibutuhkan tidak sedikit
terlebih jika memilih perguruan tinggi swasta.
Menemukan dan mengalami hal-hal baru
dalam dinamika kampus yang penuh dengan gejolak akademis dan non akademis yang
menantang. Ketertarikan untuk menjadi anak kuliahan memang tak sekedar hanya
untuk mengejar cita-cita semata, terdapat beberapa alasan mendasar mengapa
seseorang ingin berkuliah, yaitu:
- Mempermudah
Mencari Pekerjaan
Alasan ini paling utama dan mendominasi seseorang untuk berkuliah. Bahkan
dalam persepsi mahasiswa, kuliah membantu untuk mempermudah memperoleh
pekerjaan, meskipun nantinya pekerjaannya terkadang tak sejalan dengan keilmuan
yang digeluti dalam perguruan tinggi sebelumnya. Ini lumrah terjadi di
lapangan. Pada intinya ingin dapat kerja dan bisa mencukupi kebutuhan hidup.
Belum lagi beberapa kampus belakangan
ini mempromosikan dan menyatakan siap untuk menghasilkan sarjana yang siap
kerja, dengan beragam jaringan lapangan kerja yang tersebar di perusahaan dalam
negeri maupun luar negeri.
- Meningkatkan SDM
Kuliah untuk belajar dan mau
meningkatkan sumber daya manusia, bagi sebagian mahasiswa saat ini menjadi
prioritas kedua setelah posisi pertama di atas yang mendominasi versi saya
pribadi. Jarang terdengar orang kuliah saat ini benar-benar ingin mau
meningkatkan SDM (belajar dengan serius) dan ilmunya bisa bermanfaat untuk orang
banyak.
Mahasiswa saat ini memang cenderung
pragmatis. Meskipun ada, itu pun bisa dihitung dengan jari. Individualis dan
egois, dua sisi sifat ini telah membentuk karakter manusia yang namanya
mahasiswa.
- Status Sosial
Kuliah bagi sebagian masyarakat yang mampu atau berduit tentu merupakan
sebuah simbol dan lambang “kemampuan”. Kuliah yang masih dipersepsikan sebagai
pendidikan tinggi dengan biaya mahal plus fasilitas pelengkap lainnya adalah
kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi Si orang tua dan Si mahasiswa. Bahkan
ada yang dengan jor-joran “mempublikasikan” keluarga ataupun anak sendiri
kuliah sampai keluar negeri.
- Berorganisasi
Ini pun menjadi pertimbangan yang
cukup besar, mengapa seseorang semangat untuk kuliah. Selain untuk menjalankan
aktivitas perkuliahan yang formal, kegiatan ekstra atau organisasi untuk
mengisi waktu luang sangat memberikan kontribusi besar terhadap mahasiswa yang
bersangkutan.
Bahkan bagi mahasiswa yang aktif dan
serius menekuni organisasi, mampu dan bisa menjadi modal sekaligus jaminan
ketika terjun di lapangan untuk memperoleh pekerjaan.
- Mencari Relasi
Kuliah selain berhadapan dengan orang
dengan yang berasal dari beragam daerah, suku, Ras, Agama, kuliah juga sarana
tepat untuk mencari relasi baru. Terkadang kampus dijadikan ruang strategis
dalam membangun jaringan, yang bertujuan untuk mengenal satu sama lainnya yang
nantinya akan mengarah pada sebuah tujuan pasti.
Semakin banyak memiliki teman
(relasi) semakin bagus. Ini bisa dimanfaatkan untuk mencari beragam informasi
yang dibutuhkan oleh Si mahasiswa dikemudian hari. Apalagi saat ini,
pertumbuhan jejaring sosial yang semakin merebak di kalangan mahasiswa
dengan mudah membuat sebuah komunitas di
halaman media sosial, dan saling berinteraksi satu sama lain dengan beragam
tujuan, dari membicarakan aktivitas sehari-hari hingga tawaran pekerjaan.
Sangat membantu bukan!
- Partisifasi
Bagi pelajar yang baru melanjutkan ke
jenjang PT, bahkan nyaris tak memiliki tujuan kenapa harus kuliah sebenarnya
hanyalah untuk menghindar dari pekerjaan rumah ataupun belum siap mencari
lapangan pekerjaan. Terkadang mahasiswa seperti ini hanyalah sekadar
ikut-ikutan (partisifasi).
Kuliah hanya dijadikan sebagai
“trendsetter”, gagah-gahan dan agar dianggap keren (intelek). Sesungguhnya
dalam hati kecil tidak sepaham dengan pemikiran tersebut. Mahasiswa seperti ini
cenderung hanya menghambur-hamburkan uang dan suka berfoya-foya.
- Cari Jodoh
Tak bisa dipungkiri memang, meskipun
sebagian mahasiswa malu untuk menyatakan tujuan kuliah mereka sebagai ajang
untuk cari jodoh, namun sudah banyak bukti yang telah lulus dari PT, akhirnya
menjalin hubungan serius dan menindak lanjuti ke jenjang yang lebih serius
(menikah). Ini fakta yang berbicara, menjalin asmara sesama anak kuliahan
adalah hal objektif yang bisa kita saksikan. Mungkin karena sudah merasa cocok
dan satu pandangan.
Terlepas dari alasan-alasan mengapa
seseorang menempuh pendidikan diperguruan tinggi, ada banyak juga manfaat yang
didapatkan setelah menempuh pendidikan diperguruan tinggi. Mengapa melanjutkan
pendidikan ke jenjang perkuliahan penting? Berikut ulasannya :
- Membuat peluang kerja lebih besar
Meski banyak di antara masyarakat
yang sudah bergelar S1 atau D3 namun masih belum juga mendapatkan pekerjaan,
namun hal ini terjadi pada segelintir orang saja dan kebanyakan lulusan
universitas mudah diterima bekerja di berbagai perusahaan besar sekalipun.
Ketika sebuah perusahaan mencari
karyawan, yang pertama kali ditanyakan adalah lulus dari universitas mana atau
tingkatan jenjang pendidikan mana yang terakhir di masuki. Semakin tinggi
tingkat jenjang pendidikan yang dimiliki, maka semakin besar pula pihak
perusahaan mempertimbangkan Anda bisa mengisi posisi di perusahaan tersebut.
Untuk pekerja kantoran atau karyawan
di perusahaan biasanya tingkat pendidikan minimal adalah S1 (ada juga yang
mensyaratkan lulus D3 minimal, sangat jarang perusahaan mencari lulusan SMA
atau sederajat kecuali pada profesi tertentu).
Bagi yang ingin melanjutkan
pendidikan namun terkendala masalah waktu karena sudah sibuk bekerja sebagai
karyawan, bisa mengambil kuliah kelas karyawan yang melakukan pembelajaran pada
malam hari atau pada weekend saja.
- Membuat pola pikir lebih dewasa
Jenjang perkuliahan tentunya tidak
sama dengan jenjang pendidikan tingkat SMA atau sederajat lainnya, pada jenjang
ini pola pendidikan yang diterapkan tentu sangat berbeda dengan jenjang
sebelumnya.
Jika pada masa SMA siswa akan
mendapatkan informasi secara penuh dari guru serta masih bisa mendapatkan
tambahan informasi dari guru yang bersangkutan ketika mengerjakan tugas, namun
pada jenjang perkuliahan biasanya mahasiswa akan lebih banyak belajar sendiri
atau belajar secara mandiri mengenai materi yang tidak dipahaminya atau tugas
yang sulit dikerjakannya.
Pola pendidikan ini tentunya berimbas
pada pola pikir yang semakin dewasa, selain hanya sibuk belajar untuk
mendapatkan gelar namun mahasiswa juga akan mempelajari mengenai bagaimana cara
hidup mandiri tanpa terus menerus meminta bantuan guru.
- Meningkatkan keterampilan dan pengetahuan
Melanjutkan pendidikan ke jenjang
yang lebih tinggi bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan strata pendidikan
yang didapat, namun dengan melanjutkan pendidikan juga mampu meningkatkan
keterampilan serta pengetahuan yang dimiliki agar berkembang dengan lebih baik
lagi. Saat ini sudah banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya sebuah
pendidikan, karenanya banyak masyarakat yang melakukan kuliah sambil kerja
untuk meningkatkan pendidikan yang dimilikinya.
Keterampilan dan pengetahuan tentunya
tidak akan berkembang jika tidak diasah melalui latihan yang intens, karenanya
melanjutkan pendidikan menjadi salah satu langkah tepat untuk mengasah
kemampuan ini. Jika terkendala masalah biaya, saat ini pemerintah maupun pihak
swasta memberikan kemudahan pembiayaan dalam bentuk beasiswa yang bisa didapat
oleh mahasiswa baru maupun yang sudah memasuki masa pembelajaran.
- Mencapai cita-cita
Jika seseorang memiliki cita-cita
untuk menjadi dokter, tentunya jejak pendidikan yang harus dimasuki adalah
perkuliahan Jurusan Kedokteran. Jika seseorang ingin menjadi seorang jaksa,
hakim, atau advokat, jurusan hukum menjadi
jurusan yang wajib di masuki untuk mencapai cita-cita yang satu ini.
Akan sulit jika memiliki cita-cita
menjadi dokter namun pendidikan yang dijalani hanya sebatas SMA saja, karena
pada masa modern ini semua gelar resmi memerlukan ijazah resmi dari Universitas
atau instansi terkait sebagai bukti bahwa ia telah melaksanakan pendidikan di
bidang tersebut.
- Mencapai standar pendidikan
Bagi yang sibuk dan tidak memiliki
waktu untuk kembali mengenyam pendidikan karena sudah bekerja, saat ini ada
banyak universitas yang menyediakan kelas karyawan yang bisa dimanfaatkan untuk
menjalani perkuliahan sembari bekerja. Jangan berpikir bahwa kuliah adalah hal
yang tidak penting, pasalnya dilihat dengan perkembangan kebutuhan pekerja saat
ini banyak diantara mereka (perusahaan atau instansi) yang menetapkan standar
pendidikan terendah bukan SMA melainkan D3 atau S1.
Meski pemerintah menetapkan standar
pendidikan terendah adalah SMA, namun nyatanya saat ini alumni SMA hanya bisa
bekerja pada jenis pekerjaan kasar dengan gaji minimal yang kebanyakan tidak
dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka.
Sudah paham kenapa melanjutkan
pendidikan begitu penting? bukan hanya masalah peluang pekerjaan yang tersedia
jadi lebih mudah didapatkan, namun pendidikan yang lebih tinggi juga bisa meningkatkan
pola pikir ataupun kedewasaan dalam berpikir.
Jika tidak memiliki biaya yang cukup
untuk melanjutkan pendidikan, opsi kuliah sambil kerja menjadi pilihan yang
tepat terlebih jika Anda bisa mengambil beasiswa yang disediakan berbagai
universitas yang akan dimasuki sehingga masalah biaya ini bukan menjadi
halangan lagi.
"Aku sadar belajar nggak akan pernah ada ruginya. Kalaupun kita tidak bisa menggunakan ilmunya saat ini, bukan mustahil kita akan membutuhkannya dimasa yang akan datang"
#rumusjerome pada buku "Buku Latihan Soal : Mantappu Jiwa" karya Jerome Polin hal : 127
Refrensi :
- https://www.kompasiana.com/andrealiliana/5cd28f766db84339d41789f4/mengapa-melanjutkan-pendidikan-begitu-penting-simak-alasannya?page=all#sectionall
- https://communication.binus.ac.id/2018/08/27/alasan-mengapa-kita-harus-melanjutkan-pendidikan-di-perguruan-tinggi/
- https://koinworks.com/blog/manfaat-kuliah/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar