Senin, 20 Januari 2020

Pentingnya Sebuah Pendidikan Karakter




Pendidikan karakter adalah pendidikan yang sangat penting bagi kita terutama bagi anak-anak yang masih dalam dunia pendidikan, karena pendidikan karakter dalam dunia pendidikan ini dijadikan sebagai wadah atau proses untuk membentuk pribadi anak agar menjadi pribadi yang baik. Sebagai tenaga pendidik seorang guru juga perlu memberikan contoh perilaku yang baik kepada peserta didik, karena perilaku guru merupakan teladan bagi anak didik. Dalam dunia pendidikan memang pendidikan karakter sangat di butuhkan oleh peserta didik untuk membentuk pribadi yang baik, bijaksana, jujur, bertanggung jawab, dan bisa menghormati orang lain.

Dalam dunia pendidikan, pendidikan karakter memang sangat penting bagi peserta didik, untuk bekal mereka ketika dewasa nanti agar menjadi pribadi yang baik. Tetapi pada kenyataanya pendidikan sekarang ini terlalu berorientasi pada pengembangan otak kiri dan kurang memperhatikan perkembangan otak kanan.

Proses belajar juga berlangsung secara pasif dan kaku sehingga peserta didik menjadi jenuh bahkan. Pendidikan yang berkaitan dengan pendidikan karakter (seperti budi pekerti, dan agama) ternyata pada prakteknya lebih menekankan pada aspek otak kiri (hafalan, hanya sekedar tahu). Secara tidak langsung pendidikan yang seperti ini telah membunuh karakter anak bangsa sehingga menjadi tidak kreatif. Dengan adanya hal demikian kita sebagai calon pendidik bisa merubah pendidikan sekarang ini munuju pendidikan yang bermutu yang tidak hanya mengedepankan aspek kognitif saja tetapi juga harus memperhatikan sikap afektif dan psikomotoriknya juga. Ketika kita bisa melakukan hal tersebut maka pendidikan yang sekarang ini akan bisa menumbuhkan jiwa-jiwa yang berkarakter tinggi dan berpengetahuan luas.

Pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk manusia yang bermoral, membentuk manusia yang cerdas dan rasional, membentuk manusia yang inovatif dan suka bekerja keras, optimis dan percaya, dan berjiwa patriot. Dengan demikian pendidikan yang sangat dibutuhkan saat ini adalah pendidikan yang dapat mengintegrasikan pendidikan karakter dengan pendidikan yang dapat mengoptimalkan perkembangan seluruh dimensi anak baik dari ranah kognitif, fisik, sosial-emosi, kreativitas dan spiritual harus seimbang.

Sepanjang sejarahnya, di seluruh dunia ini, pendidikan pada hakekatnya memiliki dua tujuan, yaitu membantu manusia untuk menjadi cerdas dan pintar (smart), dan membantu mereka menjadi manusia yang baik (good). Menjadikan manusia cerdas dan pintar, boleh jadi mudah melakukannya, tetapi menjadikan manusia agar menjadi orang yang baik dan bijak, tampaknya jauh lebih sulit atau bahkan sangat sulit. Dengan demikian, sangat wajar apabila dikatakan bahwa problem moral merupakan persoalan akut atau penyakit kronis yang mengiringi kehidupan manusia kapan dan di mana pun.

Menurunnya kualitas moral dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini, terutama di kalangan anak-anak, menuntut diselenggarakannya pendidikan karakter. Sekolah dituntut untuk memainkan peran dan tanggungjawabnya untuk menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik dan membantu para siswa membentuk dan membangun karakter mereka dengan nilai-nilai yang baik. Pendidikan karakter diarahkan untuk memberikan tekanan pada nilai-nilai tertentu (seperti rasa hormat, tanggungjawab, jujur, peduli, dan adil) dan membantu siswa untuk memahami, memperhatikan, dan melakukan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan mereka sendiri.

Pendidikan karakter tidak hanya bermanfaat untuk membentuk kepribadian seorang anak, tapi juga mampu membantu mereka dalam memenuhi tugas-tugasnya sebagai seorang makhluk sosial yang beradab, oleh sebabitu, pendidikan ini sebaiknya sudah mulai diberikan sejak usia dini.
Berikut ini adalah beberapa alasan untuk memperjelas urgensi pendidikan karakter pada anak :

v  Menjamin Pembentukan Kepribadian Yang Baik
Sebagaimana yang kita tahu, manusia adalah makhluk yang sangat dipengaruhi oleh kebiasaan, oleh karena itu apabila anak dibiasakan sejak dini untuk mempraktikkan hal-hal yang mencerminkan karakter baik seperti hemat, rajin, jujur, dan percaya diri, maka lama kelamaan sikap tersebut akan membentuk kepribadian anak secara permanen.

Dengan kata lain, pendidikan karakter sejak dini akan membentuk blueprint kepribadian yang baik pada anak Anda yang akan bertahan hingga mereka dewasa.

v  Mampu Mendongkrak Prestasi Akademik
Secara umum, sangat sedikit orang yang mengaitkan pentingnya pendidikan karakter bagi prestasi siswa. Dalam gambaran kasar, prestasi memang berkaitan erat dengan pendidikan formal yang diterima oleh anak baik melalui sekolah ataupun lembaga lainnya.Akan tetapi, efek pendidikan karakter rupanya juga dapat memainkan peranan penting dalam pencapaian prestasi akademik anak.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kepribadian anak memiliki peran yang signifikan dalam peningkatan prestasi akademik. Hal ini dipercaya berkaitan erat dengan sikap si anak dalam menyesuaikan diri di lingkungan belajarnya.

v  Salah Satu Investasi Masa Depan Terbaik Bagi Diri Anak
Karakter diri adalah salah satui nvestasi masa depan terbaik bagi putra-putri Anda. Dengan pribadi yang baik,mereka kelak akan tumbuh sebagai generasi penerus bangsa yang bisa diandalkan serta memberikan manfaat bagi orang lain.

v  Mendorong Moral Anak Yang Bermasalah
Tidak semua anak memiliki masa kecil yang hangat dan bahagia. Sebagian anak kerap mendapatkan masalah yang mampu mengganggu perkembangan psikisnya seperti masalah keluarga atau persoalan kemiskinan.

Cara yang paling tepat untuk menjagaagar si anak tidak beranjak dewasa dengan pandangan yang pesimis adalah dengan menanamkan pendidikan karakter yang kuat sejak dini.

v  Memberi Efek Positif Pada Lingkungan Pergaulan Anak
Anak dengan karakter yang terdidik secara otomatis akan menyebarkan rasa positif dan kenyamanan pada orang-orang di sekitarnya. Alih-alih mendapat dampak buruk dari lingkungan pergaulan, anak Anda justru dapat memberikan dampak positif kepada teman-teman sebayanya.

Akan tetapi, penting untuk dicatat bahwa anak-anak secara biologis memiliki rasa ingin tahu yang lebih besar sehingga mudah bergaul dengan sembarang orang. Oleh sebab itu pastikan Anda memberikan pengawasan yang cukup terhadap lingkungan pergaulan anak.

Menurut Lickona ada tujuh alasan mengapa pendidikan karakter itu harus disampaikan:

  1. Merupakan cara terbaik untuk menjamin anak-anak (siswa) memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya.
  2.  Merupakan cara untuk meningkatkan prestasi akademik.
  3. Sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya di tempat lain.
  4. Mempersiapkan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam.
  5. Berangkat dari akar masalah yang berkaitan dengan problem moral-sosial, seperti ketidaksopanan, ketidakjujuran, kekerasan, pelanggaran kegiatan seksual, dan etos kerja (belajar) yang rendah.
  6.  Merupakan persiapan terbaik untuk menyongsong perilaku di tempat kerja.
  7.  Mengajarkan nilai-nilai budaya merupakan bagian dari kerja peradaban.


Secara umum materi tentang pendidikan karakter dijelaskan oleh Berkowitz, Battistich, dan Bier (2008: 442) yang melaporkan bahwa materi pendidikan karakter sangat luas. Dari hasil penelitiannya dijelaskan bahwa paling tidak ada 25 variabel yang dapat dipakai sebagai materi pendidikan karakter. Namun, dari 25 variabel tersebut yang paling umum dilaporkan dan secara signifikan hanya ada 10, yaitu:

  1. Perilaku seksual
  2. Pengetahuan tentang karakter (Character knowledge)
  3. Pemahaman tentang moral sosial
  4. Ketrampilan pemecahan masalah
  5. Kompetensi emosional
  6. Hubungan dengan orang lain (Relationships)
  7. Perasaan keterikan dengan sekolah (Attachment to school)
  8. Prestasi akademis
  9. Kompetensi berkomunikasi
  10. Sikap kepada guru (Attitudes toward teachers)


Sebagai penutup, penting untuk dicatat bahwa kurangnya wawasan orang tua mengenai pendidikan karakter di dalam rumah seringkali menghambat proses penanaman nilai-nilai pendidikan karakter pada anak.

Padahal, pendidikan ini sejatinya tidak hanya menjadi tugas guru yang ada di sekolah, tapi juga para orang dewasa yang ada di sekitar anak termasuk kerabat dan orang tua.

Berbeda dengan pendidikan formal yang dapat ditempuh dengan cara-cara yang pasti dan teratur, pendidikan karakter hanya bisa didapat lewat kolaborasi antara guru dengan orang tua. Oleh sebab itu pastikan Anda aktif menjalin komunikasi dengan guru formal anak Anda disekolah untuk mendapatkan gambaran yang tepat mengenai metode dan cara mendidik karakter anak Anda.

“ Alangkah majunya Indonesia kalau lebih banyak orangtua lebih seperti guru, dan lebih banyak guru seperti orangtua ”
-Nadiem Makarim, dalam pidatonya diseminar yang bertempat di Jakarta, 13 Desember 2019-

Referensi :
  1. https://www.kompasiana.com/amp/fatiiim/pentingnya-pendidikan-karakter-dalam-dunia-pendidikan_590ff69fa5afbd8508fef994
  2. https://ruangguruku.com/m/mengapa-perlu-adanya-pendidikan-karakter/
  3. https://www.google.com/amp/s/www.appletreebsd.com/5-alasan-mengapa-pendidikan-karakter-sangat-penting-bagi-si-kecil/amp/








Tidak ada komentar:

Posting Komentar